Kalapas Ini Diduga Terlibat Plesiran Narapidana, Ketua LSM Penjara : Harus Dicopot.!

 

NIASTODAY.CO | Gunungsitoli –¬†Terkait kasus plesiran oleh pengusaha getah Agusman Lahagu alias Ama Teti yang telah menjadi terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap dua petugas pajak yakni Toga Parada Siahaan dan Sozanolo Lase, ¬†Akhirnya berbuntut pada pemindahan yang bersangkutan dari Narapidana Lapas Kelas 2B Gunungsitoli menuju Lapas Kelas 1 Tanjung Gusta Medan. Jumat (27/04/2018).

Tidak hanya sampai disitu, Kepala Lapas Kelas 2B Gunungsitoli Yunus Simangunsong yang juga diduga terlibat atas plesiran itu diminta agar dicopot.

“Kami minta Menteri Yasonna Laoli agar mencopot Kepala Lapas itu dan aparatur lain yang terlibat atas pelanggaran tersebut,” Tandas Ketua DPC LSM PENJARA Kota Gunungsitoli, Markus Hulu, Kepada wartawan di Kelurahan Pasar, Gunungsitolo, Sumatera Utara. Jumat (27/4)

Namun terkait pemindahan narapidana Agusman Lahagu, Ketua DPC LSM PENJARA Kabupaten Nias Barat Chandra Arby Bugis, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kemenkumham Wilayah Sumatera Utara, yang telah menindaklanjuti desakan pemindahan narapidana oleh LSM PENJARA se Kepulauan Nias beberapa waktu lalu.

“Kami apresiasi atas tindakan itu,” Ujarnya

Sedangkan Kepala Lapas Kelas 2B Gunungsitoli, Yunus Simangunsong, Ketika dikonfirmasi via seluler membenarkan bahwa pihaknya telah memindahkan narapidana pembunuhan petugas pajak tersebut.

Namun dia menegaskan bahwa pemindahan bukan karena adanya isu plesiran seperti desakan salah satu LSM, melainkan untuk pembinaan lanjutan.

Foto : Narapidana Agusman Lahagu als Ama Teti

“Benar Agusman Lahagu sudah dipindahkan ke Lapas kelas I Medan, Ini berdasarkan surat Perintah Kakanwil Sumut yang kita terima, Tapi pemindahan ini bukan karena isu pelesiran, Tapi untuk dilakukan pembinaan kepada yang bersangkutan,” Katanya

Informasi yang dihimpun, Bahwa LSM Penjara akan kembali melakukan aksi demo untuk ketiga kalinya dalam waktu dekat dengan tuntutan pencopotan Kepala Lapas Gunungsitoli.

(Red/Fajar)