Dituduh Provokator, AG Dianiaya Kemenakannya Sendiri

 

 

 

 

 

 

Diduga Tehe’atulo Gulo alias Ama Sudi Gulo (67) warga Desa Lewa-lewa, Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias, dianiaya oleh anak abang kandungnya sendiri alias kemenakannya, berinisial “AG” warga Desa Lewa-lewa, Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias pada minggu (08/04/2018) Sore.

Informasi yang dihimpun awak media ini dari korban ,Ama Sudi Gulo mengatakan peristiwa itu bermula saat dirinya pulang dari kebaktian gereja di BNKP Desa Lewa-lewa dan melintasi rumah pelaku. Melihat korban melintasi rumah pelaku, “AG” langsung membabibuta menebas leher korban pakai pedang dan menombak perut korban. Untungnya ,korban sempat mengelak diri sehingga bagian paha korban yang terluka.

“Pas Sepulang dari Gereja dan melintasi rumah Pelaku, kemudian dianya langsung menghampiri saya dan menebas leher saya pakai pedang dan menombak saya,”Ujar Ama Sudi Gulo kepada awak media ini, Rabu (11/4).

Dikatakan Ama sudi Gulo, penganiayaan yang terjadi pada dirinya diakibatkan dendam dari pelaku. Karena pelaku menduga korban sebagai factor biang adu domba terhadap Fatisokhi Gulo alias Sibaya Gamina Gulo (47) warga Desa Lewa-lewa ,Dusun II ,Kecamatan Ma’u,Kabupaten Nias, dimana diketahui tanah milik Sibaya Gamina Gulo telah di dirikan bangunannya oleh “AG”.

“Awal masalah ini bermula saat menjadi pembicara terhadap Pelaku dengan Sibaya gamina gulo terkait tanah milik Sibaya Gamina Gulo yang diduga ditempati oleh “AG”.”Papar Ama Sudi.

Lanjutnya,Tidak terima dikatakan tanah itu bukan milik “AG” Sehingga pelaku menduga korban adanya permainan. “Karena saya bapak sakhi alias pakcik “AG” makanya Sibaya Gamina meminta tolong sama saya agar Pelaku tidak mendirikan bangunannya di tanah yang bukan miliknya.”Jelas Korban.

Dikatakan Korban, dirinya bersama keluarga telah melaporkan kejadian ini di Polsek Moi dan petugas berjanjanji hari jumat (13/4/2018) akan dilakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saya sudah melaporkan kejadian ini kepada Polsek Moi dan Polres Nias, berharap segera mungkin Pelaku di tangkap dan dihukum setimpal dengan perbuatannya,”Pungkas Ama Sudi.

Atas peristiwa itu,korban mengalami trauma dan luka pada paha sebelah kiri dengan kedalaman 3 cm dan lebar 2 cm.

Kapolsek Moi,Iptu Beneyamin Lase kepada awak media ini mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,”Kita masih lidik pak,”Singkat Kapolsek Moi. (Team)