//Demi Harumkan Nama Baik Kota Gunungsitoli, Saharman Harefa : Kegiatan Festival Seni Qasidah Siap Kita Dukung

Demi Harumkan Nama Baik Kota Gunungsitoli, Saharman Harefa : Kegiatan Festival Seni Qasidah Siap Kita Dukung

Seni budaya Islam pada dasarnya sudah berkembang seiring masuknya agama Islam di nusantara. Para ulama saat itu banyak menggunakan seni budaya sebagai media dakwah untuk menyebarkan ajaran Islam serta berhasil menukar nilai kultural di wilayah nusantara dengan penuh kedamaian.

Demikianlah disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Gunungsitoli Saharman Harefa,  dalam sambutannya mewakili Ketua DPRD Kota Gunungsitoli pada acara pembukaan Festival Seni Qasidah tingkat Kota Gunungsitoli ke-VI tahun 2017 di Taman Ya’ahowu – Gunungsitoli, Rabu (29/11). Saharman mengatakan, Festival Seni Qasidah ini merupakan bagian dari syiar ajaran Islam. Karena pada zaman penjajahan para ulama berjuang melalui seni. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas dan keterampilan seni yang bernuansa islami bagi generasi muda islam, sebagai sarana dan ajang silaturahim, serta dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

“Kita menyadari bahwa dalam pelaksanaan kegiatan seperti ini, masih saja ada kekurangan atau keterbatasan yang kita hadapi seperti halnya Sumber Daya Manusia dan dana. Kami dari Lembaga DPRD Kota Gunungsitoli akan berupaya semaksimal mungkin meminimalisir segala bentuk keterbatasan dan kekurangan guna mendukung kegiatan Festival Seni Qasidah ini sesuai tupoksi kami,” ujarnya.

Pria yang juga politisi Partai Demokrat ini berharap kiranya melalui kegiatan ini dapat melahirkan peserta-peserta Qasidah yang berprestasi sehingga dapat mengharumkan nama Kota Gunungsitoli di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional.

Sementara itu, Walikota Gunungsitoli melalui Sekda Kota Gunungsitoli Ir. Agustinus Zega menyebutkan bahwa kegiatan ini terselenggara atas dukungan dan kerjasama semua pihak. Juga kerja keras dari Lembaga Pengembangan Seni Qasidah Kota Gunungsitoli.

“Terselenggaranya kegiatan besar ini tidak lepas dari dukungan dan kerjasama semua pihak serta kerja keras dari Lembaga Pengembangan Seni Qasidah Kota Gunungsitoli,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan seperti ini senantiasa dapat dilestarikan sebagai salah satu kegiatan yang bersifat positif dalam mempersatukan umat di Kota Gunungsitoli, menumbuhkembangkan rasa persaudaraan, serta meningkatkan mutu dan kualitas guna mewujudkan Kota Gunungsitoli yang religi dan bersahaja.

“Kiranya kegiatan Festival Seni Qasidah ini dapat menjadi barometer untuk keterwakilan Kota Gunungsitoli di kancah Nasional,” harap Sekda Kota.

Untuk diketahui, pembukaan Festival Seni Qasidah ini diikuti oleh 24 Kelompok/group peserta lomba se-Kota Gunungsitoli, disaksikan oleh lebih seribu pasang mata serta diramaikan dengan pelaksanaan pawai, marching band serta penampilan tarian. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari (29 November- 02 Desember 2017) dengan rangkaian lomba qasidah dan beberapa kegiatan lainnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua dan Pengurus Lembaga Pengembangan Seni Qasidah Kota Gunungsitoli, sejumlah Tokoh Agama Islam, Mewakili Kapolres Nias, Mewakili Dandim 0213 Nias dan Forkompida lainnya.